Diduga Terlibat Kasus Curanmor, Polres Sampang Tangkap Warga Pamekasan

Fathor, warga Desa Pasanggar, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan diciduk tim opsnal Satreskrim Polres Sampang. Pria 38 tahun itu diduga terlibat kasus Pencurian Sepeda Motor (Curanmor).

Ceritanya, pada Juli 2019, Muhammad Syaifuddin, warga Dusun Baban, Desa Baruh, Kecamatan Kota Sampang memarkir sepeda motor warna putihnya di dapur. Posisi kontak menempel di rumah kunci.

Sekitar pukul 03.00, Syaifuddin bangun tidur. Saat menuju dapur, pria 42 tahun tersebut tidak melihat sepeda notornya. Kejadian itu lalu dilaporkan ke Polres Sampang.

Sementara itu, tim opsnal Satreskrim Polres Sampang menangkap Moh Sofiyadi, 24, warga Desa Baruh, Kecamatan Kota Sampang, Selasa (14/1) sekitar pukul 20.30. Sebab, membawa celurit.

Wakapolres Sampang Kompol Mukhamad Lutfi mengatakan, kasus curanmor terungkap setelah polisi menginterogasi tersangka kepemilikan Senjata Tajam (Sajam) yaitu Sofiyadi.

“Sofiyadi mengaku pernah mencuri sepeda motor bersama Fathor di Dusun Baban Desa Baruh. Selanjutnya, polisi menangkap Fathor pada Kamis (16/1) sekitar pukul 19.00,” katanya.

Dijelaskan, berdasar pengakuan Fathor, sepeda motor curian dijual ke seorang pria berinisial EY. Saat menggerebek rumah EY, yang bersangkutan tidak ada di tempat.

“Saat menggeledah rumah EY, polisi menemukan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Vario. EY saat ini sudah dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” lanjutnya.

Saat diperiksa polisi, sambung Lutfi, kedua tersangka mengaku sudah empat kali melakukan curanmor.  “Tiga kali di Pamekasan dan sisanya di Sampang,” pungkasnya. (Moh Iqbal)

Sumber: Jawa Pos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *