Penertiban PKL Dilakukan Bertahap

 Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Lubuklinggau, Walyusman menegaskan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) akan gencar mereka lakukan. Tujuannya, untuk menertibkan dan menata keindahan kota.

Terutama ditegaskan Walyusman, penertiban PKL yang ‘bandel’, yakni yang masih berjualan di trotoar, badan jalan dan tempat-tempat lainnya yang dilarang sehingga mengganggu ketertiban pengendara di jalan, serta mengganggu keindahan kota.

“Jangan sampai PKL mengganggu pengendara jalan dan menyebabkan macet, serta semrawut. Untuk itu penertiban tetap kita lakukan secara bertahap. Karena menertibkan, tidak bisa langsung pasti bertahap,” tegas Walyusman.

Ia menegaskan, penertiban bukan melarang mereka berjualan. Tetapi semata-mata, untuk memperindah tata kota.

“Beberapa kali sudah kita tekankan ke PKL, kita bukan mengusir. Silakan berjualan, tetapi di tempat yang tepat dan tidak mengganggu pengendara jalan,” jelasnya.

Penertiban PKL dilanjutkan Walyusman, juga tidak akan pihaknya sendiri yang melakukan. Akan ada tim nantinya, yang ikut melakukan penertiban.

“Seperti yang di Pasar Inpres, penertiban kita lakukan secara perlahan. Kita ajak bermusyawarah, baru kita tertibkan,” lanjutnya. (rfm)

(sumber:linggau pos online)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *