Didemo Warganya, Camat Rawas Ilir: Uang itu Pasti Saya Kembalikan

Warga Kelurahan Bingin Teluk, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menggelar aksi demo di depan kantor Camat setempat, Selasa (28/7/2020).

Kedatangan warga untuk menanyakan uang setoran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) 2019 dari masyarakat yang diduga tidak disetorkan oleh Camat Rawas Ilir.

Warga juga meminta agar Bupati Muratara menonaktifkan oknum Camat tersebut karena diduga telah mengelapkan uang setoran PBB masyarakat.

Koordinator aksi, Abdul Najah menyatakan, kedatangan warga untuk meminta penjelasan terkait uang setoran PBB dan transparansi anggaran dana Kelurahan Bingin Teluk.

Warga juga meminta Camat Rawas Ilir mundur dari jabatannya, karena warga sudah tidak percaya lagi dengan kepemimpinannya.

“Kami sudah sabar menunggu kejelasan, aksi ini terjadi karena kesabaran masyarakat sudah habis,” kata Abdul Najah.

Apabila tuntutan warga tidak dipenuhi dalam satu minggu ke depan, maka warga mengancam akan mengelar aksi yang lebih besar lagi.

Mereka menekankan, tidak ada negosiasi untuk oknum Camat terkait pengembalian dana PBB yang diduga telah dipakainya itu.

“Meskipun dia (Camat) telah mengakui bahwa uang PBB itu terpakai olehnya, tapi sekarang masyarakat sudah tidak percaya lagi,” tegasnya.

Saat warga menggelar aksi damai, Camat Rawas Ilir tak ada di kantor, hanya ada Sekretaris Camat dan beberapa pegawai kantor Camat lainnya.

Sekretaris Camat Rawas Ilir, Herman Suandi mengatakan, uang PBB masyarakat Kelurahan Bingin Teluk tahun 2019 sudah disetorkan oleh staf kantor Lurah kepada Camat.

Namun uang PBB tersebut diduga belum disetorkan oleh Camat kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Muratara.

“Beberapa waktu lalu, Pak Camat sudah mengakui dan siap mengembalikannya, uang itu terpakai olehnya, saya tidak tahu untuk keperluan apa,” kata Herman.

Camat Rawas Ilir, Heri Martoni dihubungi membenarkan bahwa uang PBB warga Kelurahan Bingin Teluk tahun 2019 terpakai olehnya.

Namun Heri menyatakan setoran PBB masyarakat Kelurahan Bingin Teluk tahun 2019 sudah distorkan ke BPKAD Muratara oleh bendahara kantor Camat Rawas Ilir.

Uang setoran PBB Kelurahan Bingin Teluk tahun 2019 itu sebanyak Rp10.250.000.

“Uang itu memang mau disetorkan lewat saya, karena lama menunggu tambahannya, jadi terpakai oleh saya untuk keperluan sehari-hari. Tapi setoran pajaknya sudah disetorkan oleh bendahara, pakai uang di bendahara dulu, saya tidak bermaksud mau mengelapkan uang itu, saya tahu itu uang masyarakat,” katanya.

Heri menegaskan akan mengembalikan uang yang terpakai olehnya itu dan rencananya dikembalikan berbarengan dengan setoran PBB tahun 2020.

“Kalau sekarang memang saya belum bisa, karena saya belum ada uang, tapi saya akan bertanggung jawab, uang itu pasti saya kembalikan,” katanya. (*)

Sumber : Linggau Pos Online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *