Modus Pria Cabul Ini Minta Dibelikan Rokok, Terus Korban Disuruh Masuk…

Kasus perbuatan cabul pada anak kecil kembali terjadi. TKP-nya di Desa Tanjung Bulan, Kecamatan Rambang Kuang Ogan Ilir. Pelakunya, Mirul (53) sudah ditangkap, hari Senin (10/8). Korbannya bocah umur 8 tahun. Sebut saja namanya Bunga.

Peristiwa keji pencabulan itu terjadi 8 Agustus 2020 lalu. Sekitar pukul 15.30 Wib di rumah pelaku Mirul. Pelaku yang tidak tamat sekolah dasar ini punya modus licik. Korban dimintai tolong beli rokok.

“Dek belikan rokok ke warung,” ucarnya dari jendela rumah seraya melemparkan uang pecahan Rp20 ribu.

Rokok pun dibeli korban. Dan ada uang kembalian sebesar Rp5 Ribu. Kata pelaku, kalau korban mau uang harus masuk dulu ke rumah.

“Nak duit lima ribu dak, kalu mau masuk ke dalam”, rayu pelaku.

Setelah korban masuk. Mirul mulai beraksi. “Kalau mau uang, buka celana dulu,” pintanya. Selanjutnya pelaku membuka celana korban dan menyuruh korban berbaring di atas tikar.

Seketika jemari Mirul beraksi. Dia mulai mengerayangi tubuh korban.

Korban mulai meronta dan pelaku mulai membentak. ’’Diam! kagek didengar wong,’’

Aksi pelaku tak sampai selesai. Rupanya ada orang mengetok pintu dan aksi pelaku terhenti. “Ambilah duit ini dan  jajanlah. Tapi jangan kasih tau wong,” ancam Mirul pada korban.

Saat korban ke warung hendak jajan. Pemilik warung Misliana curiga dan bertanya.  Apa yang dilakukan Mirul kepadanya di dalam rumah?

Bunga dengan polos bercerita. Misliana terkejut dan memberitahu orang tua korban. Perangkat desa juga diberi tahu dan mereka melapor ke Polres Ogan Ilir.

Kasusnya ditangani Unit PPA Sat Reskrim Polres OI dipimpin Kanit PPA Aipda Sigit Prastowo SH. Mirul ditangkap di persembunyiannya di Desa Tanjung Bulan, Kecamatan Rambang Kuang OI.

Barang bukti yang disita uang Rp5 ribu, selembar baju lengan pendek warna orange dan selembar celana motif bulan bintang warna hitam.

“Pelaku kita amankan, dan kita proses hukum,’’ kata Kasat Reskrim Polres OI, AKP Robi Sugara.

Sumber : Sumeks.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *